Iseng Posting

iseng - iseng posting, soalnya lagi bingung mau posting apaan jadinya ketik sesuka hati menulias kata - kata yang tak karuan jelasnya ini, makasih ya udah mau baca < just kidding>
Pagi hari tadi jam 2 gelaran moto gp seri yang ke 11 berlngsung lumayan menarik. Posisi grid terdepan dipimpmpin oleh Ben spies dan posisi kedua ditempati Jorge Lorenzo. Di awal race spis menggeber motornya dengan kencang, dia berusa ingin menjadi raja dirace krena dia sebagai tuan rumah. Memang diawal lap dia menjauh dari rider lainnya, disusul posisi kedia dovi, ke tiga nicky h.., ke empat pedro, kelima lorenzo dan dan rossi ke enam, serta pembalap lain dibelakang nya. Baru beberapa lap berlangsung Daniel Pedrossa pun mengeluarkan tajinya. Dengan mudahnya dia langsung menyalip nicky h, lau takselang berapa lama dovi pun si dahluinya. Selisih waktu jarak spies n pedro pun 1,.. detik dengan pengalaman pembalapnya pun pedro brusaha mendekat dan akhirnya dengan mudah pedro mendahului spies. Dipikir spies akan memberikan perlawanan sengit malah jarak selisih waktunya dengan pedro makin jauh.. Dibelakang Lorenzo berusaha mendahului dovi, tapi tak semudah yang dibayangkan karen dovi lumyan sedikit ngotot. Tp tak lama duel keduanya pun usai karena dovi terlampaui oleh lorenzo, dan posis pun menjadi pedro memipin no.1 lalu spies no.2, dan lorenzo no.3. Dibelakang dovi terdapat rosi. Vale berduel dengan stoner. Tapi malang nasib stoner malah dai jatuh saat mendekat dengan rosi. Race pun berlangsung dengan dingin karena para rider posisi depan telah balapan sendiri sendiri, dan himngga lap terakhir, lap ke 28 posisi 3 besar tidak berubah. Pedro finish posis terdepan disusul spies, lorenzo, rosi, dovi, simonceli dan pembalap lainnya. Selamat unyuk Daniel Pedorssa

About site verification

Because privacy is important to Google, we need to know you own a site before we'll show you certain information about it or enable you to use our tools. Verification doesn't affect PageRank or affect your site's performance in Google's search results.

To verify that you own a site, you can either add a meta tag to your home page (proving that you have access to the source files), upload an HTML file with the name you specify to your server, or add a DNS TXT record (both of which prove that you have access to the server). Webmaster Tools will check to see that the file or tag is present. If it is, we consider you a site owner and will show you site details.

Each verification method has its advantages. Verifying using a meta tag is ideal if you aren't able to upload a file to your server. If you have direct access to your server, you may find it easier and faster to upload an HTML file. We don't use the verification file we ask you to create for any purpose other than to make sure you can upload files to the site. Read more about our commitment to privacy in the Google Privacy Policy.

If you access Webmaster Tools via a web hoster, your site is already verified, and all your information is already available to you.

Belajar adalah hal yang mengasyikan

Belajar adalah hal yang mengasyikan
Ilmu adalah kemampuan yang dimiliki didalam diri seseorang dari apa yang ia peroleh dari menuntut ilmu yang dipelajari, misalkan orang belajar tentang astrologi jadi ilmu yang ia miliki adalah ilmu astrologi atau orang yang belajar membuat bakso maka ilmu yang ia milki adalah ilmu membuat bakso hehe….


Terkadang ada kalanya saat malas melanda diri seseorang, maka apabila dila terbelenggu dengan kemalasanya itu maka ia akan merugi. Memang, belajar terkadang juga memalaskan apabila belajar tidak tau apa yang dipelajari, maksudnya tidak tau bagaimana cara mengimplementasikan ilmu itu ( Bagaimana menerapakan ilmu yang ia peroleh ) jadi apabila seseorang belajar maka yang terpenting adalah tujuannya. Dengan mengeahui tujuannya maka orang itu akan memiliki target dan kemungkinan hasil kedepan yang bagus. Untuk belajar memang diperlukan keseriusan untuk dapat mencerna ilmu yang dipelajari, tapi adakalanya belajar juga perlu hiburan supaya tidak tegang melanda. Jadi cintailah ilmu yang akan kita dapat dari belajar maka dalam belajar akan terasa mengasyikan.


cara membuat kotak dengan link berjalan

kali ini iseng ah mau posting cara buat kotak dengan link yang berjalan secara vertikal, hehe.. yang pertama kita lakukan adalah :
1. login ke blogger.com
2. setelah kita masuk ke dasbor kita masuk ke menu tata letak blog kita yang akan kita
edit
3 lalu kita klik pad tambah gidget pada elemen halan blog kita
4. setelah itu kita tambahkan gadget (html/JavaScript)
5. setelah itu kita masukan kode berikut


6. setelah itualamat link nkitta ganti dengan alamat link kita dan nama link kita ganti dengan nama yang sesuai dengan linjk kita
7. Setelah selaeasi kita klik simnpan dan kita lihat hasilnya,,,


jerng jreng



DGPS

DGPS (Differential Global Positioning System) adalah sebuah sistem atau cara untuk meningkatkan GPS, dengan menggunakan stasiun darat, yang memancarkan koreksi lokasi. Dengan sistem ini, maka ketika alat navigasi menerima koreksi dan memasukkannya kedalam perhitungan, maka akurasi alat navigasi tersebut akan meningkat. Oleh karena menggunakan stasiun darat, maka sinyal tidak dapat mencakup area yang luas.
Walaupun mempunyai perbedaan dalam cara kerja, SBAS (Satelite Based Augmentation System) secara umum dapat dikatakan adalah DGPS yang menggunakan satelit. Cakupan areanya jauh lebih luas dibandingkan dengan DGPS yang memakai stasiun darat. Ada beberapa SBAS yang selama ini dikenal, yaitu WAAS (Wide Area Augmentation System), EGNOS (European Geostationary Navigation Overlay Service), dan MSAS (Multi-functional Satellite Augmentation System). WAAS dikelola oleh Amerika Serikat, EGNOS oleh Uni Eropa, dan MSAS oleh Jepang. Ketiga system ini saling kompatibel satu dengan lainnya, artinya alat navigasi yang dapat menggunakan salah satu sistim, akan dapat menggunakan kedua sistem lainnya juga. Pada saat ini hanya WAAS yang sudah operasional penuh dan dapat dinikmati oleh pengguna alat navigasi di dunia. Walaupun begitu, sebuah DGPS dengan stasiun darat yang berfungsi baik, dapat meningkatkan akurasi melebihi/sama dengan peningkatan yang dapat dicapai oleh SBAS.
Secara umum, bisa dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu “real time (langsung)” dan “Post processing (setelah kegiatan selesai)”. Maksud dari ‘real time’ adalah alat navigasi yang menggunakan sinyal SBAS ataupun DGPS secara langsung saat digunakan. Sedangkan ‘post processing’ maksudnya adalah data yang dikumpulkan oleh alat navigasi di proses ulang dengan menggunakan data dari stasiun darat DGPS. Ada banyak stasiun darat DGPS diseluruh dunia yang dapat kita pakai untuk hal ini, baik versi yang gratis maupun berbayar, bahkan kita dapat langsung menggunakannya melalui internet.
Walaupun DGPS ataupun SBAS dapat meningkatkan akurasi, tetapi dengan syarat sinyal yang dipancarkan berisikan koreksi untuk wilayah dimana kita menggunakan alat navigasi. Bila tidak berisikan koreksi data bagi wilayah tersebut, tidak akan terjadi peningkatan akurasi.

Cara Kerja

Sistim ini menggunakan sejumlah satelit yang berada di orbit bumi, yang memancarkan sinyalnya ke bumi dan ditangkap oleh sebuah alat penerima. Ada tiga bagian penting dari sistim ini, yaitu bagian kontrol, bagian angkasa, dan bagian pengguna.

Bagian Kontrol
Seperti namanya, bagian ini untuk mengontrol. Setiap satelit dapat berada sedikit diluar orbit, sehingga bagian ini melacak orbit satelit, lokasi, ketinggian, dan kecepatan. Sinyal-sinyal sari satelit diterima oleh bagian kontrol, dikoreksi, dan dikirimkan kembali ke satelit. Koreksi data lokasi yang tepat dari satelit ini disebut dengan data ephemeris, yang nantinya akan di kirimkan kepada alat navigasi kita.
Bagian Angkasa
Bagian ini terdiri dari kumpulan satelit-satelit yang berada di orbit bumi, sekitar 12.000 mil diatas permukaan bumi. Kumpulan satelit-satelit ini diatur sedemikian rupa sehingga alat navigasi setiap saat dapat menerima paling sedikit sinyal dari empat buah satelit. Sinyal satelit ini dapat melewati awan, kaca, atau plastik, tetapi tidak dapat melewati gedung atau gunung. Satelit mempunyai jam atom, dan juga akan memancarkan informasi ‘waktu/jam’ ini. Data ini dipancarkan dengan kode ‘pseudo-random’. Masing-masing satelit memiliki kodenya sendiri-sendiri. Nomor kode ini biasanya akan ditampilkan di alat navigasi, maka kita bisa melakukan identifikasi sinyal satelit yang sedang diterima alat tersebut. Data ini berguna bagi alat navigasi untuk mengukur jarak antara alat navigasi dengan satelit, yang akan digunakan untuk mengukur koordinat lokasi. Kekuatan sinyal satelit juga akan membantu alat dalam penghitungan. Kekuatan sinyal ini lebih dipengaruhi oleh lokasi satelit, sebuah alat akan menerima sinyal lebih kuat dari satelit yang berada tepat diatasnya (bayangkan lokasi satelit seperti posisi matahari ketika jam 12 siang) dibandingkan dengan satelit yang berada di garis cakrawala (bayangkan lokasi satelit seperti posisi matahari terbenam/terbit).
Ada dua jenis gelombang yang saat ini dipakai untuk alat navigasi berbasis satelit pada umumnya, yang pertama lebih dikenal dengan sebutan L1 pada 1575.42 MHz. Sinyal L1 ini yang akan diterima oleh alat navigasi. Satelit juga mengeluarkan gelombang L2 pada frekuensi 1227.6 Mhz. Gelombang L2 ini digunakan untuk tujuan militer dan bukan untuk umum.
Bagian Pengguna
Bagian ini terdiri dari alat navigasi yang digunakan. Satelit akan memancarkan data almanak dan ephemeris yang akan diterima oleh alat navigasi secara teratur. Data almanak berisikan perkiraan lokasi (approximate location) satelit yang dipancarkan terus menerus oleh satelit. Data ephemeris dipancarkan oleh satelit, dan valid untuk sekitar 4-6 jam. Untuk menunjukkan koordinat sebuah titik (dua dimensi), alat navigasi memerlukan paling sedikit sinyal dari 3 buah satelit. Untuk menunjukkan data ketinggian sebuah titik (tiga dimensi), diperlukan tambahan sinyal dari 1 buah satelit lagi.
Dari sinyal-sinyal yang dipancarkan oleh kumpulan satelit tersebut, alat navigasi akan melakukan perhitungan-perhitungan, dan hasil akhirnya adalah koordinat posisi alat tersebut. Makin banyak jumlah sinyal satelit yang diterima oleh sebuah alat, akan membuat alat tersebut menghitung koordinat posisinya dengan lebih tepat.
Karena alat navigasi ini bergantung penuh pada satelit, maka sinyal satelit menjadi sangat penting. Alat navigasi berbasis satelit ini tidak dapat bekerja maksimal ketika ada gangguan pada sinyal satelit. Ada banyak hal yang dapat mengurangi kekuatan sinyal satelit:
Kondisi geografis, seperti yang diterangkan diatas. Selama kita masih dapat melihat langit yang cukup luas, alat ini masih dapat berfungsi.
Hutan. Makin lebat hutannya, maka makin berkurang sinyal yang dapat diterima.
Air. Jangan berharap dapat menggunakan alat ini ketika menyelam.
Kaca film mobil, terutama yang mengandung metal.
Alat-alat elektronik yang dapat mengeluarkan gelombang elektromagnetik.
Gedung-gedung. Tidak hanya ketika didalam gedung, berada diantara 2 buah gedung tinggi juga akan menyebabkan efek seperti berada di dalam lembah.
Sinyal yang memantul, misal bila berada diantara gedung-gedung tinggi, dapat mengacaukan perhitungan alat navigasi sehingga alat navigasi dapat menunjukkan posisi yang salah atau tidak akurat.
powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme